<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\758045944\46blogName\75.::Hidup+itu+Cinta..Cinta+itu+Hidup::.\46publishMode\75PUBLISH_MODE_BLOGSPOT\46navbarType\75BLACK\46layoutType\75CLASSIC\46searchRoot\75http://mamanyatyo.blogspot.com/search\46blogLocale\75en_US\46v\0752\46homepageUrl\75http://mamanyatyo.blogspot.com/\46vt\75-1042953217089808451', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

These, then, are my last words to you: Be not afraid of life. Beliefe that life is worth living and your belief will help create the fact. (William James)

Wednesday, November 03, 2004

New Blog

Dear all, please be informed that as from mid october 2004, I've moved my passion of writing to a whole new blog in Seize The Day. Feel free to browse there and leave your mark.

Thursday, October 21, 2004

Anakku masuk rumah sakit

Tanggal 19 Oktober 2004 jam 14.30 kemarin Tyo masuk rumah sakit karena muntaber. Dia dirawat di RS Tria Dipa, Pancoran. Sedih sekali liat dia lemes begitu. Dari malam sudah buang-buang air dan muntah-muntah. Turun satu kilo dalam sehari. Dan sekarang tergolek lemah di tempat tidur, walaupun masih jago ngambek :)

Friday, October 15, 2004

My other names

Hobbit Name :

Ruby Sackville-Baggins

Duh kenapa mesti ada sack ama bag ya... :( Mentang2 gue gendut apa?

Elfen Name :

Nessa Ringerill

Sounds like a good girl..pantes gak ya deket2 Legolas...kekekkekekekekek....

Smurfian Name :

Yahweh Smurf

Gilaa...beraattt..."yahweh" gitu loohhh....

Vampire :

Lirit Beau Pre

known in some parts of the world as LODEMAI OF THE LOST. A lonely one who guides the lost - but not to the safety, to their doom

Whoaaa....sounds dangerous...like it :))

Gothic :

Morgan Gothe

Kereeennn.....

Gothic 2 :

Dystopia, Driver of Erotic Bondage

Hmmmhhh...sounds seksseeeehhhhhhhh

Kisah kasih



Pada suatu hari saya bangun pagi-pagi untuk menyaksikan matahari terbit.
Ah, keindahan ciptaan Tuhan tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Sambil mengagumi, saya memuliakan Tuhan untuk karyaNya yang agung.
Sewaktu saya duduk disitu, saya merasakan kehadiran Tuhan bersama saya.
Ia bertanya kepada saya: "Apakah engkau mencintai Aku?"
Saya menjawab: "Tentu saja, Tuhan! Engkau adalah Allah dan Penyelamatku!"
Lalu Ia bertanya: "Jika tubuhmu cacat, apakah engkau masih mau mencintaiAku?"
Saya bingung. Saya memandang ke lengan, tungkai dan bagian tubuhku yanglain, dan heran berapa banyak hal yang saya anggap sudah biasa, akan tak dapat saya lakukan.
Dan saya menjawab: "Akan sangat berat, Tuhan, tetapi aku akan tetap mencintai Engkau"

Kemudian Tuhan berkata: "Jika engkau buta, apakah engkau masih mau mencintai ciptaanKu?"
Bagaimana mungkin saya dapat mencintai sesuatu yang tidak dapat saya lihat?
Lalu saya teringat akan begitu banyak orang buta didunia dan bagaimana mereka masih tetap mencintai Tuhan dan ciptaanNya.
Karena itu saya menjawab: "Sukar untuk memikirkan hal itu, tetapi aku akan tetap mencintai Engkau".
Tuhan kemudian bertanya kepada saya: "Jika engkau tuli, apakah engkau masih mau mendengarkan SabdaKu?"
Bagaimana mungkin saya mendengarkan sesuatu bila tuli? Lalu saya mengerti. Mendengarkan sabda Tuhan bukan hanya dengan telinga, tetapi juga dengan hati.

Saya menjawab: "Akan sulit sekali, Tuhan, tetapi aku akan tetap mendengarkan SabdaMu"
Kemudian Tuhan bertanya: "Jika engkau bisu, apakah engkau masih mau memuliakan NamaKu?"
Bagaimana mungkin saya memuji tanpa suara? lalu saya terpikir: Tuhan menghendaki kita bernyanyi dari lubuk hati, bagaimanapun bunyinya. Dan memuliakan Tuhan tidak harus selalu dengan nyanyian; saat kita dianiayapun dapat kita ucapkan kata-kata pujian.
Jadi saya menjawab: "Biarpun aku bisu, aku akan tetap memuliakan NamaMu"
Lalu Tuhan bertanya: "Apakah engkau sungguh-sungguh mecintai Aku?"
Dengan berani dan tanpa ragu saya menjawab tegas: "Ya. Tuhan! Aku mencintai Engkau, sebab Engkaulah satu-satunya Allah yang benar!"
Saya kira saya menjawab dengan baik, tetapi..............
Tuhan bertanya:
"LALU MENGAPA ENGKAU BERBUAT DOSA?"
Saya menjawab: "Sebab aku seorang manusia. Aku tidak sempurna"
"LALU MENGAPA PADA WAKTU TENTERAM ENGKAU MENYIMPANG PALING JAUH?
MENGAPA HANYA BILA SUSAH ENGKAU BERDOA PALING SUNGGUH-SUNGGUH?"
Tidak ada jawaban. Hanya air mata.
Tuhan melanjutkan:
"Mengapa Bernyanyi hanya pada waktu berdoa bersama dan retret?
Mengapa mencari Aku hanya pada waktu ibadat?
Mengapa memohon sesuatu dengan begitu mementingkan diri sendiri?
Mengapa memohon sesuatu dengan begitu tidak tepat?"
Air mata mengalir terus ke pipi saya.
Mengapa engkau malu akan Aku?
Mengapa engkau tidak menyebarluaskan Kabar Gembira?
Mengapa pada waktu dianiaya engkau menangis kepada orang lain, sementara Aku menawarkan pundakKu sebagai tempat menangis?
Mengapa mengemukakan berbagai macam alasan sewaktu Aku memberi kesempatan kepadamu untuk melayani dalam NamaKu?"
Saya berusaha menjawab, tetapi tidak ada jawaban yang dapat saya berikan.
"Engkau telah diberkati dengan kehidupan. Jangan sia-siakan berkat ini.
Aku telah menganugerahkan bakat untuk melayaniKu, namun engkau menolak.
Aku telah mengungkapkan sabdaKu, namun pengetahuanmu tidak bertambah.
Aku telah berfirman kepadamu, namun engkau menutup telingamu.
Aku telah memperlihatkan berkat-berkatKu, namun engkau membuang muka.
Aku telah mengirim pelayan-pelayan, namun engkau membiarkan mereka diusir.
Aku telah mendengarkan doa-doamu dan Aku telah menjawab semuanya"

"APAKAH ENGKAU SUNGGUH-SUNGGUH MENCINTAI AKU?"
Saya tidak dapat menjawab. Bagaimana mungkin saya dapat? Saya malu tak terhingga.
Saya tidak punya alasan. Apa yang dapat saya katakan terhadap ini?
Setelah hatiku menjerit dan air mata mengalir, saya berkata: "Ampunilah aku, ya Tuhan. Aku tak pantas menjadi anakMu".
Tuhan menjawab: "Itulah rahmatKu, anakKu"
Saya bertanya: "Lantas mengapa Engkau terus-menerus mengampuni aku?
Mengapa Engkau begitu mencintai aku?"
Tuhan menjawab: "Karena engkau adalah ciptaanKu. Engkau adalah anakKu.
Aku tak pernah akan meninggalkanmu"
Bila engkau menangis, Aku akan terharu dan menangis bersamamu.
Bila engkau berteriak kegirangan, Aku akan tertawa bersamamu.
Bila engkau sedih, Aku akan membesarkan hatimu.
Bila engkau jatuh, Aku akan mengangkatmu.
Bila engkau lelah, Aku akan menggendongmu.
Aku akan menyertaimu sampai akhir jaman, dan Aku akan mencintai engkauselama-lamanya"
Tak pernah saya menangis sekeras itu. Bagaimana mungkin hati saya telah begitu dingin?
Bagaimana saya menyakiti Tuhan seperti yang telah saya lakukan?
Saya bertanya kepada Tuhan: "Seberapa besar kasihMu padaku?"
Tuhan membentangkan kedua tanganNya, dan saya melihat bekas-bekas tembusan paku.

Saya bersujud di hadapan KRISTUS, PENYELAMATKU. Dan untuk pertama kalinya saya sungguh-sungguh berdoa.

Tuesday, October 12, 2004

Marhabban ya Ramadhan

Sebentar lagi saudaraku kamu muslim akan menjalankan ibadah puasa.

Aku cuma bisa bilang

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa. Mohon Maaf Lahir dan Batin

Saturday, October 09, 2004

Does GOD exist?



The university professor challenged his students with this question.

"Did God create everything that exists?"

A student bravely replied, "Yes, he did!"

"God created everything?" The professor asked.

"Yes sir", the student replied.

The professor answered, "If God created everything, then God created evil, since evil exists, and according to the principal that our works define who we are, then God is evil".

The student became quiet before such an answer.
The professor, quite pleased with himself, boasted to the students that he had proven once more that the Christian faith was a myth.

Another student raised his hand and said, "Can I ask you a question
professor?"

"Of course", replied the professor.

The student stood up and asked, "Professor, does cold exist?"

"What kind of question is this? Of course it exists. Have you never been cold?" The students snickered at the young man's question.

The young man replied, "In fact sir, cold does not exist. According to the laws of physics, what we consider cold is in reality the absence of heat. Every body or object is susceptible to study when it has or transmits energy, and heat is what makes a body or matter have or transmit energy. Absolute zero (- 460 degrees F)
is the total absence of heat; all matter becomes inert and incapable of reaction at that temperature. Cold does not exist. We have created this word to describe how we feel if we have no heat."

The student continued, "Professor, does darkness exist?"

The professor responded, "Of course it does."

The student replied, "Once again you are wrong sir, darkness does not exist either. Darkness is in reality the absence of light. Light we can study, but not darkness. In fact we can use Newton's prism to break white light into many colours and study the various wavelengths of each colour. You cannot measure darkness. A simple
ray of light can break into a world of darkness and illuminate it. How can you know how dark a certain space is? You measure the amount of light present. Isn't this
correct? Darkness is a term used by man to describe what happens when there is no light present."

Finally the young man asked the professor, "Sir, does evil exist?"

Now uncertain, the professor responded, "Of course as I have already said. We see it every day. It is in the daily example
of man's inhumanity to man. It is in the multitude of crime and violence everywhere in the world. These manifestations are nothing else but evil."

To this the student replied, "Evil does not exist sir, or at least it does not exist unto itself. Evil is simply the absence of God. It is just like darkness and cold, a word that man has created to describe the absence of God. God did not create evil. Evil is not like faith, or love that exist just as does light and heat. Evil is the result of what happens when man does not have God's love present in his heart. It's like the cold that comes when there is no heat or the darkness that comes when there is no light."

The professor sat down.

The young man's name --- Albert Einstein

Tuesday, October 05, 2004

Deloner




Udah lama gak isi blog, jadi kangen.

Belakangan ini aku lagi balik lagi ke ABG. Lagi ngefans berat sama juara 2 Indonesian Idol, Delon. Sampai ikutan milisnya.

Incredible voice, humble personality, publicly high but personally low profile, and let's not forget the cute face and nice warm smile. No wonder he's a teenage idol. Not only teenage of course. Ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak-anak pun jadi penggemarnya. Aku adalah salah satu yang masuk ke kelompok tadi :)

Fenomena apa ini?? Fenomena Deloners... Look around... ke mana pun kita memandang, selalu ada yang memasang screensaver Delon di komputernya (termasuk aku), memutar lagu Delon di speakernya (termasuk aku), membicarakan Delon dengan teman-temannya (sekali lagi, termasuk aku).

Delon.... Keep up the good work...